Senin, 04 Mei 2009
Rabu, 29 April 2009
PENGERTIAN FILSAFAT
Secara sederhana Filsafat merupakan salah satu sistem yang dapat digunakan untuk mencari suatu kebenaran, dengan mengandalkan logika sebagai dasarnya. berbicara masalah logika sudah pasati berhubungan dengan berfikir. dalam filsafat ada berapa cara berfikir yang dikembangkan yakni, antara lain berfikir secara radikal, universal, dan siste,matis. atau sederhanya, Filsafat sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan serta sistematis tanpa mengabaikan satu hal yang kesil sekalipun.
Ciri-ciri berfikir filosfi :
1. Berfikir dengan menggunakan disiplin berpikir yang tinggi.
2. Berfikir secara radikal atau sampai keakar permasalahan
3. Berfikir secara sistematis. (terstruktur dengan baik)
4. Menyeluruh (Universal)
Persoalan yang dibahas dan ingin dipecahkan oleh filsafat sebenarnya sangat luas namun jika disederhanakan :
1. Mebahas masalah Yang Maha Pencipta (Hakikat kebenaran)
2. Mebahas masalah Manusia
3. Mebahas masalah alam semesta
secara sepintas dapat kita lihat bahwa fokus filsafat sangat sempit namun jika kita kaji lebih mendalam tentu kesimpulan kita berbeda. membahasa masalah yang maha pencipta (hakikat kebenaran kebenaran) saja sudah sangat luas dan bahkan tak terbatas karena ciptaan dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya akan menjadi perhatian.
Beberapa ajaran filsafat yang telah mengisi dan tersimpan dalam khasanah ilmu adalah:
1. Materialisme, yang berpendapat bahwa kenyatan yang sebenarnya adalah alam semesta badaniah. Aliran ini tidak mengakui adanya kenyataan spiritual. Aliran materialisme memiliki dua variasi yaitu materialisme dialektik dan materialisme humanistis.
2. Idealisme yang berpendapat bahwa hakikat kenyataan dunia adalah ide yang sifatnya rohani atau intelegesi. Variasi aliran ini adalah idealisme subjektif dan idealisme objektif.
3. Realisme. Aliran ini berpendapat bahwa dunia batin/rohani dan dunia materi murupakan hakitat yang asli dan abadi.
4. Pragmatisme merupakan aliran paham dalam filsafat yang tidak bersikap mutlak (absolut) tidak doktriner tetapi relatif tergantung kepada kemampuan minusia.